Belum Sampai Takdirku

Diposting oleh SCIENTIFIC... | 05.37 | | 0 komentar »

Hari ini kesekian kalinya aku memaksa ayahku untuk izin dari tugas yang menggunung di kantornya. Tampak kelelahan dari raut wajah yang terbalut senyum. Hari ini kesekian kalinya aku meminta mama untuk meninggalkan sejenak kesibukan yang menanti di rumah. Tampak kekhawatiran yang tergambar dari untaian kata bijaknya. Sungguh Allah, aku tak ingin hari ini terjadi lagi. Perjuanganku menempuh masa depan mengapa harus ku korbankan masa tua mereka. Tidak kah cukup jiwa raga yang mereka tuangkan selama delapan belas tahun?

Bibirku seakan tak mampu berkata, bahkan air mata mulai mengering lantaran tak kunjung aku menemukan tadir Mu atas cita-cita ku. Aku sendiri lelah meskipun tiap langkah perjalanan tak lepas ku dari pengawalannya. Akankah lagi aku membuat mereka kecewa untuk ke sekian kalinya. Tiga kali aku gagal, tiga kali pula aku menghancurkan harapan mereka atasku. Mungkin dari tiga permata yang mereka miliki, hanya aku yang berhasil membuat kening mereka berkerut dan membuat beban di hatinya memuncak. Kakak ku berhasil membahagiakan mereka karena mendapat IP yang bagus dalam kuliahnya, dia juga berhasil mengenggam pekerjaan yang orangtuaku dambakan. Tak kalah adikku sukses dalam sekolahnya. Dia mendapat peringkat enam dan berhasil masuk IPA di SMAN 81 Jakarta yang tidak perlu diragukan kualitasnya. Sementara aku? Apa yang dapat aku berikan kepada mereka. Bahkan membuat mereka tertidur nyenyak pun aku sulit melakukannya, apalagi menjadi anak yang membanggakan. Jauh dari apa yang mereka harapkan.

Siang malam smenjak 1 Juli 2011 di mana aku melihat pengumuman itu, tak henti kecemasan menggelayuti pikiranku. Perih memang seakan hanya aku sendiri yang mendapat bacaan “Anda Belum Lulus PTN”. Nafas kekecewaan ku hela sambil menahan rasa malu ketika HP ku terus berdering dan harus ku balas satu persatu perhatian teman-teman ku yang ingin tahu apakah aku berhasil seperti mereka. Di saat hatiku terambang rasa hancur yang mendalam, seakan aku mendapat sinar dari seluru keluarga ku. Ya saat aku melihat hasil menyakitkan itu, aku dan keluargaku sedang berlibur menghapus kejenuhan di kampung halaman. Meskipun aku telah membuat mereka berduka, tapi mereka tetap memberikan aku hujan di semangatku yang layu. Karena mereka, kini aku berjanji tidak akan pernah menyerah menggapai cita-cita ku, ya menjadi seorang dokter yang dapat bermanfaat bagi dunia. Sebuah cita-cita yang aku genggam dalam-dalam di hatiku, dan tak ingin ku berhenti melangkah untuk mewujudkannya. Semoga minggu ini aku mendapat jawaban yang pasti atas doa-doa yang ku lantunkan bak nafas yang berhembus. Kita hanya bisa berharap, tapi Allah yang ada dibalik ini semua. Kegagalan bukan untuk membuat kita lemah, tetapi menjadikan kita lebih kokoh dari orang yang berhasil. Berpikiran positif adalah keharusan yang aku coba untuk merealisasikannya karena Allah tidak akan memberikan takdir jika tidak ada hikmah dari apa yang Allah beri. Ya Allah bimbinglah tiap detik nadi ku yang bergetar, agar segala ambisius dari impianku selalu diselipkan bahwa dunia ini hanya fana..

Semangat mengejar akhirat!!

Semangat mengejar dunia untuk bekal di akhirat!!

Insha Allah

Diposting oleh SCIENTIFIC... | 22.39 | | 0 komentar »

This song by Maher Zain

Everytime you feel like you cannot go on
You feel so lost
That your so alone
All you is see is night
And darkness all around
You feel so helpless
You can’t see which way to go
Don’t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side

Insha Allah 3 x
Insya Allah you’ll find your way

Everytime you commit one more mistake
You feel you can’t repent
And that its way too late
Your’re so confused, wrong decisions you have made
Haunt your mind and your heart is full of shame

Don’t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side
Insha Allah 3 x
Insya Allah you’ll find your way
Insha Allah 3 x
Insya Allah you’ll find your way

Turn to Allah
He’s never far away
Put your trust in Him
Raise your hands and pray

ooo Ya Allah
Guide my steps don’t let me go astray
You’re the only one that showed me the way,
Showed me the way 2 x
Insyaallah 3 x
Insya Allah we’ll find the way

Sebentuk Hati Buat Kekasih

Diposting oleh SCIENTIFIC... | 06.38 | | 0 komentar »

This song by Kerispatih

Bila kau bukanlah cinta sejati
Mungkin aku takkan pernah mengerti
Hati yang tulus setia yang indah
Dan semua yang terjadi antara kita

Maaf untuk semua cara yang salah

Itu hanya ku ingin membuktikan
Tiada yang lain dalam hidupku
Sungguh tak ada maksud untuk menyakitimu


Sebentuk hatiku buat kekasihku

Mengiring rinduku yang selalu untuknya
Memang tak selalu ada yang terbaik
Dari diri ini dan juga dirinya
Namun ku yakin cinta ini tak kan pernah salah


Tiada yang lain dalam hidupku
Sungguh tak ada maksud untuk menyakitimu


Sebentuk hatiku buat kekasihku
Mengiring rinduku yang selalu untuknya
Memang tak selalu ada yang terbaik
Dari diri ini dan juga dirinya
Namun ku yakin cinta ini tak kan pernah salah


Ku yakin dirimu hanya untukku selamanya
...

Sebentuk hatiku buat kekasihku
Mengiring rinduku yang selalu untuknya
Memang tak selalu ada yang terbaik
Dari diri ini dan juga dirinya

Memang tak selalu ada yang terbaik
Dari diri ini dan juga dirinya

Namun ku yakin cinta ini tak kan pernah salah

Ajari Aku

Diposting oleh SCIENTIFIC... | 06.27 | | 0 komentar »

This song by Adrian Martadinata

Ajari aku tuk bisa
Menjadi yang engkau cinta
Agar ku bisa memiliki rasa
Yang luar biasa untukku dan untukmu

Ku harap engkau mengerti

Akan semua yang ku pinta
Karena kau cahaya hidupku, malamku
tuk terangi jalan ku yang berliku

Hanya engkau yang bisa

Hanya engkau yang tahu
Hanya engkau yang mengerti, semua inginku

ajari aku tuk bisa mencintaimu..

ajari aku tuk bisa mengerti kamu..

Mungkinkah semua akan terjadi pada diriku
Hanya engkau yang tahu

Ajari aku tuk bisa mencintaimu

Belum Dewasa

Diposting oleh SCIENTIFIC... | 20.23 | 0 komentar »

Disudut gedung itu aku tersungkur menitikkan kepedihan. Banyak yang berlalu lalang tapi mereka buta, sedikitpun tak menghentikan langkah gegasnya. Tidak ada yang tau dan mau perduli. Di lain kehidupan, kerumunan menyerbuku dengan kekerasan buatku tak sanggup bersabar. Sahut lembut dari kalian yang menusuk aku perlahan tak kuasa ku terima karena aku lemah. Seolah aku, kamu, dan kalian masih seperti bayi yang belum paham arti menghargai. Mengertikah jika aku menangis semalam karena kau hancurkan cita-cita dan kebaikanku?
Aku belum dewasa karena aku tak bisa menghentikan tangisku!
Aku belum dewasa karena aku tak bisa lapang dada terima pendapatmu!
Aku belum dewasa karena aku masih ingin kau balas jasaku!
Aku belum dewasa karena aku ingin yang ku mau selalu bisa kau berikan!
Aku belum dewasa karena aku tak mengerti arti kata tidak darimu!
Aku belum dewasa karena aku tak mengerti apa yang kau harap dariku!
Aku belum dewasa karena aku memang belum bisa dewasa!

CRY

Diposting oleh SCIENTIFIC... | 06.12 | , | 0 komentar »

Malam hening menjadi saksi bisu ketika butir air mata jatuh perlahan membanjiri angan-angan. Aku terjatuh dalam kesalahan yang sebenarnya aku buta untuk tahu dosaku. Dia menghakimi aku layaknya meteor yang jatuh bertubi melubangi hati tanpa berusaha memahami sebab akibat tingkahku. Celotehan lembut nan merajam jiwa darinya, ku tetap berdiri menahan perih atas nama persahabatan. Goresan penjelasan telah aku torehkan melalui bibir yang mulai bergetar lantaran jenuh menjelaskan fakta yang kunjung di tepis dengan jari lentiknya. Terpaku haruskah ku lari mencari api yang dia siramkan dikeluguanku. Dia menatap bahwa aku adalah hina dan dia memutuskan tali yang terjalin tanpa memikirkan itu sulit bagiku. Tolong pahami bahwa aku bodoh karena tak kunjung mengerti akan paksamu. Aku lelah, sekali lagi aku lelah bila kau selalu menuntut aku untuk mengajakmu terbang ke bulan. Entah, sahabat yang kau pikir suci kini tercoret tinta merah yang masih kau katakan aku yang merusaknya. Aku kosong belum bisa tebak apa yang sedang kau alami hingga buat aku tak henti mencari khilaf. Aku koreksi lembar demi lembar harian bersamamu namun tidak juga ku gapai apa yang ku harapkan. Aku menyerah, memilih diam dengan gertak dan amarah mu. Teruskanlah ikat aku lalu kau setrum supaya kau puas dan mau kembali. Tiada apa meski terluka dalam, akan tuduhmu, setitikpun benci tak ku biarkan menjamur. Sampai aku benar-benar kembali dan masih kau menjauh, kau tetap mata ku yang ajarkan aku indahnya pelangi.
TERIMAKASIH dan MAAF..
Allah kembalikan dia dan bukakan hatinya agar dia mau memaafkan aku..

Penemu Termometer

Diposting oleh SCIENTIFIC... | 22.53 | 1 komentar »

Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur), ataupun perubahan suhu. Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti panas dan meter yang berarti untuk mengukur.

Tahukah siapa saja penemu termometer?

1. Galileo Galilei

Galileo adalah orang pertama yang menemukan alat yang dapat memberi informasi tentang suhu, namun alat yang ditemukan oleh Galileo ini lebih cocok disebut termoskop karena merupakan termometer tanpa menggunakan skala suhu. Termoskop hanya mampu mengetahui perbedaan suhu. Yaaa,, walaupun demikian, penemuan Galileo tersebut merupakan langkah awal menuju termometer.

2. Santorio Santorio

Santorio merupakan orang Italia yang berhasil menemukan termometer pada tahun 1612. Beliau mengusulkan adanya skala pada termoskop. Alat yang digunakannya berupa termometer udara. Namun alat tersebut kurang akurat akibat adanya variasi tekanan udara.

3. Ferdinand II

Pada tahun 1654 termometer kaca yang berisi cairan untuk pertama kalinya diproduksi oleh the Grand Duke of Tuscany. Cairan pengisinya adalah alkohol dan belum mempunyai skala standar sehingga ketelitiannya pun masih kurang.

4. Gabriel Fahrenheit

Gabriel adalah orang pertama yang memakai raksa sebagai cairan pengisi termometer. Kombinasi pengolahan bahan kacanya serta kemampuan raksa dalam merasakan panas yang lebih baik daripada alkohol, membuat termometer tersebut lebih akurat. Gabriel juga membuat titik tetap terbaru untuk termometernya. Dia membagi titik didih air dan titik beku es dalam 180 derajat. Kemudian sebagai titik bawahnya dia memilih 32 agar suhu yang dapat diukur olehnya tidak sampai bernilai negartif.

5. Rene Antonie Ferchauld de Reamur

Antonie merupakan warga berkebangsaan Perancis yang mengusulkan skala termometer dengan tetap berdasarkan titik beku air dan titik didih air. Beliau memberi nama pada skala termometer temuannya dengan nama belakangnya yakni skala Reamur.

6. Anders Celcius

Anders membagi skala termometernya dari titik beku air hingga titik didih air dalam 100 derajat. Anders memilih 100 derajat sebagai titik didih air dan 0 derajat sebagai titik beku air.

7. Sir William Thomson, Baron Kelvin of Largs, dan Lord Kelvin

Mereka bertiga merupakan penemu satuan Kelvin yang dijadikan sebagai satuan standar pengukuran suhu. Mereka mengusulkan skala temperatur absolut dengan 0 derajat yang diambil dari temperatur terendah teoretis yang dapat dicapai oleh setiap materi.